Sabtu, 13 April 2019

Mau Jual Motor Terbaru, Perhatikan Tips Ini Agar Cepat Laku

Beltrakuten - Kalo kamu berniat jual motor terbaru kamu tahun ini? Berikut kami berikan beberapa tips agar motor yang ingin kamu jual cepat laku dengan harga yang relatif tinggi.

Masyarakat indonesia memang lebih memilih motor sebagai alat trasportasi utamanya. Bahkan menurut data BPS motor mendominasi jumlah keseluruhan kendaraan yang ada di Indonesia yakni sebesar 98,88 juta unit atau 81,5 persen.

Hal ini masuk akal karena motor punya banyak kelebihan dibanding alat trasportasi lain, selain harganya yang terjangkau motor juga relatif lebih irit BBM selain itu motor juga lebih fleksibel dijalan yang macet.

Setiap tahun pabrikan sepeda motor selalu mengeluarkan varian terbaru dari motor andalannya. Selain itu kemudahan mendapatkan motor juga ikut andil membuat Indonesia didominasi oleh pengendara kendaraan roda dua.

Nah kenyataan kemudahan membeli motor ini juga berakibat banyaknya masyarakat yang ingin menjual motor lawasnya, karena Mengoleksinya bukanlah hal yang tepat untuk dilakukan, mengingat ada pajak progresif yang harus dibayar. Menjualnya kembali bisa jadi solusi, apalagi kini ada banyak cara mudah untuk memasarkannya.

Agar motor kamu cepat terjual dengan harga yang relatif tinggi, berikut kami berikan tipsnya.


1.    Cek Kondisi Motor

Sebelum kamu jual motor lawas, sebaiknya kamu mengecek kondisinya. Kalian harus perhatikan setiap detil kendaraan mulai dari tampilan luarnya seperti bagian body dan catnya. Selain bagian luar, mesin juga harus diperhatikan.

Jika salah satu komponen ada yang rusak, sebaiknya anda perbaiki dulu kalo mau jual motor dengan harga tinggi karena memikat calon pembeli tidak bisa hanya dari tampilan yang luarnya saja. Pastikan motor yang hendak dijual masih dalam kondisi baik agar motor cepat laku. Selain itu, harga jualnya juga tetap tinggi karena semua mesin masih berfungsi dengan baik.

2.    Dokumen Kendaraan

Salah satu penentu kamu bisa jual motor dengan harga yang tinggi adalah kelengkapan surat menyurat kendaraan. Psalanya menjual motor dengan surat menyurat yang tidak lengkap bisa merugikan calon pembeli dan diri sendiri, bisa saja kamu dicurigai menjual motor hasil tindak kejahatan.

Selain itu, buku jadwal service dan toolkit bawaan juga bisa mendongkrak harga jual motor lawas kamu karena biasanya calon pembeli sangat memperhatikan riwayat servis rutin di bengkel resmi.

3.    Harga Jual 

Yang perlu kamu ingat saat ingin menjual motor lawas kamu adalah kamu juga bersaing dengan penjual lainnya. Jadi perhatikan harga jual yang kalian tawarkan kepada calon pembeli, jangan sampai harga yang dipatok terlalu tinggi atau alah terlalu rendah.

Sebelum menjual motor, kamu bisa cari referensi dulu berapa harga pasaran motor yang sejenis. Pertimbangkan juga kebutuhan kita, apabila membutuhkan uang segera, turunkan sedikit harga motor dari harga pasar. Namun jika tak terlalu buru-buru, pertahankan harga sesuai yang diinginkan. Apalagi jika kondisi motor masih bagus.

4.    Promosi

Kemajuan internet bisa kamu gunakan untuk promosi jual motor lawasmu. Sekarang ini banyak sekali aplikasi jual beli yang bisa kamu gunakan dan gratis. 

Agar lebih menarik, lengkapi informasi iklan dengan sejumlah foto dengan kualitas bagus. Ambil foto dari berbagai sudut agar calon pembeli dapat melihat kondisi motor kita secara detail. Jangan lupa sisipkan informasi seperti spesifikasi, angka odometer, riwayat motor, hingga masalah pada motor tersebut. 

5.    Jangan Pakai Perantara

Menjual motor lewat perantara atau pihak ketiga tentu membuat kita harus menyisihkan bujet sendiri untuk komisi makelar yang sudah mencarikan pembeli. Meski proses jual motor menjadi lebih cepat, keuntungan yang disisihkan pun jumlahnya lumayan. Maka dari itu, lebih disarankan apabila kita menjual motor langsung ke pembeli, tanpa keterlibatan pihak ketiga.

Nah itu lah beberapa tips yang bisa kalian lakukan agar motor lawas kalian bisa terjual dengan cepat dengan harga yang tinggi. Semoga artikel kali ini bisa membantu dan bermanfaat.

0 komentar:

Posting Komentar