Jumat, 29 Juni 2018

8 Inspirasi Meja Rias yang Stylish dan Cocok untuk Ruangan Sempit

Beltrakuten - Tampil cantik, cool, dan modern menjadi hal yang wajib dipertimbangkan sebelum keluar rumah. Untuk menjamin penampilan seperti itu, maka diperlukan meja rias yang stylish pula. Biar pembawaan sikap Anda lebih adaptif. Jika ruangan dalam rumah Anda cukup sempit dikarenakan tinggal di rumah minimalis, tenang saja. Intip dulu inspirasi meja rias ini.


1. Meja Rias Dilengkapi dengan Cermin

Inspirasi meja rias ini merupakan yang paling banyak dipakai. Mulai dari kalangan warga biasa hingga artis-artis. Sebut saja pesinetron bernama Beby Tsabina. Dengan paduan antara vintage plus klasik membuat kamarnya jadi lebih kreatif. Dia lebih memilih warna putih karena ingin memadukan dengan karpetnya yang berwarna pink biar terkesan shabby chic.

2. Meja Rias dengan Laci yang Unik

Kalau yang ini, paduan antara modern dengan anti-mainstream-nya begitu terasa. Biar tampak lega ketika ditempatkan di ruangan sempit, maka ukurannya kecil saja. Bentuk dari laci yang unik akan membuat perhatian Anda lebih sering mengarah padanya. Jadi, bukan hanya dipakai untuk berdandan saja, tapi juga bergaya dengan meja rias.

3. Meja Rias dengan Kesan Transparan

Model meja rias ini juga sangat stylish karena tidak banyak memakan tempat. Untuk pemilihan bahan mejanya, pilih yang berkaca tebal maupun akrilik. Pilih salah satu saja. Meja yang transparan bahkan terkesan tidak mengurangi luasnya ruangan Anda. Dengan tambahan rak gantung, meja rias Anda jadi lebih modern lagi.

4. Meja Rias dengan Ember Gantung

Inspirasi meja ini sangat unik karena masih sangat jarang yang menggunakannya. Ember gantungnya tentu saja bukan yang biasa dipakai untuk menimba air. Pilih yang memiliki ukuran mungil dengan motif tertentu. Misalnya Anda suka dengan motif angsa, pilih yang itu saja. Kemudian padukan pula dengan meja rias mungil agar pas di ruangan sempit.

5. Meja Rias yang Bisa Dilipat

Meskipun tergolong sederhana, meja rias yang stylish juga bisa dibuat lebih modern lagi. Bukan sekadar kayu murni atau tatanan besi yang dibentuk jadi meja. Hanya saja, sentuhan modern tersebut bukan pada mejanya, melainkan benda-benda di sekitar. Misalnya lemari. Secara otomatis, penampilan dari meja rias Anda juga terbawa penampilan lemari.

6. Meja Rias Mungil dengan Rak Gantung dan Cermin Gantung

Kalau rumahmu memiliki ruangan yang luas, harap jangan pakai meja rias ini. Nanti kesannya lucu. Diperlukan meja rias dengan ukuran besar jika ruangannya luas, meskipun sama modelnya. Penggunaan cermin gantung yang dipadukan dengan meja rias mungil terbilang masih jarang. Bahkan di Indonesia terasa asing.

7. Paduan Meja Rias dengan Kursi Lipat

Kali ini yang bermain peran adalah kursi lipat. Bentuknya yang sederhana dan bisa dilipat, tentu tidak akan memakan banyak ruangan. Uniknya, kursi lipat dengan desain dan motif khusus, rupanya bisa dipakai untuk hiasan dinding. Caranya dengan menempatkan kursi yang sudah dilipat itu ke dinding dekat meja rias.

8. Meja Rias dengan Laci Persis di Bawahnya

Kebanyakan desain laci untuk meja rias itu kan di samping. Nah, laci yang ini persis di bawah meja. Sepintas tampak sebagai meja biasa. Tapi begitu dibuka permukaan mejanya, langsung tampak ruangan-ruangan laci. Manfaatkan saja sebagai tempat untuk menyimpan peralatan kosmetik. Hanya saja, rajin-rajinlah membersihkan debu di permukaan meja.

Berbagai inspirasi meja rias yang stylish tersebut beberapa sudah tersedia di pasar furnitur. Tapi untuk beberapa lagi, perlu dipesan langsung ke perancangnya. Sekarang ini, desainer yang sekaligus menukangi meja rias sudah cukup banyak. Mereka bisa ditemui langsung atau via daring dengan menghubunginya lebih dulu.

Kamis, 28 Juni 2018

Tips Memilih Pipa Air Berkualitas dengan Harga Terjangkau

Beltrakuten - Masalah yang seringkali menjadi penyebab pampatnya pipa adalah kualitas dari pipa itu sendiri. Dipakai dalam jangka waktu yang cukup lama, membuat Anda harus berhati-hati saat memilih pipa yang akan digunakan. Harga Pipa yang murah belum tentu menjamin kualitas pipa tersebut. Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan saat ingin membeli pipa. 


Pastikan Kebutuhan Anda 

Sebelumnya, Anda harus menganalisa kebutuhan pipa seperti apa yang Anda perlukan. Misalnya jika Anda membutuhkan instalasi air bersih yang cukup panjang, Anda bisa menggunakan pipa jenis HDPE yang lentur dan tidak mudah korosi. Sedangkan untuk saluran air panas, Anda bisa menggunakan pipa jenis PPR yang tahan panas hingga 60 derajat celcius. 

Jika menggunakan pompa air maka Anda bisa memakai pipa PVC type AW yang tebal dan dapat menahan tekanan sampai 10kg/cm2. Sedangkan untuk saluran air di dalam rumah Anda cukup memakai pipa PVC type D dengan ketebalan sedang. 

Perhatikan Bahan Baku dan Tempat Penyimpanan

Pilihlah pipa yang berbahan dasar resin murni, bukan hasil daur ulang. Hal ini juga akan memengaruhi ketahanan pipa itu sendiri. Juga pilihlah pipa yang tidak mengandung timbal. Karena sangat memungkinkan kandungan timbal itu masuk dalam tubuh dan membahayakan kesehatan Anda. 

Saat membeli pipa, perhatikan juga tempat penyimpanannya. Pilihlah pipa yang disimpan dengan baik dalam ruangan dan tidak terkena sinar matahari langsung. Agar mencegah kemungkinan rusaknya pipa yang juga memengaruhi kualitas. 

Sesuaikan Budget Anda  

Hal ini juga tidak kalah penting. Pilihlah yang berkualitas juga dengan harga pipa yang terjangkau. Anda bisa menggunakan pipa air dengan merk Rucika yang menyediakan berbagai jenis pipa dengan beragam spesifikasi yang Anda butuhkan dengan harga yang ramah di kantong. 

Itulah beberapa tips dalam memilih pipa air. Pastikan Anda teliti sebelum membeli dan memastikan kualitas pipa yang akan Anda gunakan. Untuk harga pipa yang murah dengan spesifikasi yang baik, Anda bisa memilih pipa air Rucika yang sudah teruji kualitasnya. Jangan lupa perhatikan juga beberapa hal penting sebelum membeli pipa. Baca informasinya di artikel, Ini 3 Hal yang Harus Anda Perhatikan Saat Membeli Pipa Air.

Selasa, 12 Juni 2018

6 Langkah Mudah Untuk Mengamankan Kartu Kredit

Beltrakuten - Salah satu tujuan dari kartu kredit memang keamanan pada saat transaksi. Terlebih saat ini dimana kejahatan sangat rawan terjadi sehingga membawa uang tunai akan lebih beresiko. Sehingga bertransaksi dengan menggunakan kartu kredit dipercaya sebagai cara paling aman. Namun pada perkembangannya, transaksi dengan menggunakan kartu kredit ini pun tak bisa sepenuhnya terhindar dari tindak kejahatan. Untuk itu, penting sekali bagi Anda mengetahui bagaimana cara mengamankan kartu kredit yang dimiliki.

Di bawah ini, kami memberikan beberapa langkah mudah untuk mengamankan kartu kredit. Sehingga transaksi yang dilakukan akan sepenuhnya aman. Berikut ini langkah-langkah yang bisa Anda lakukan tersebut.


1. Hati-hati saat transaksi

Langkah pertama untuk mengamankan kartu kredit tentu saja berhati-hati pada saat transaksi. Baik itu transkasi online dan juga offline. Pada saat transkasi online pastikan situs yang digunakan benar-benar aman. Sedangkan pada saat transaksi offline, perhatikan berapa kali kasir menggesek kartu Anda. Sebaiknya jangan biarkan pula kasir menggesek kartu di tempat yang tak bisa Anda perhatikan.

2. Jaga kerahasiaan data kartu

Untuk melakukan transaksi dengan kartu kredit memang sangat mudah. Anda bahkan tak perlu menggunakan kartu secara fisik untuk bertransaksi. Cukup dengan menggunakan nomor kartu, nama pengguna, dan juga pin saja. Inilah mengapa Anda harus sangat menjaga kerahasiaan data kartu tersebut. Bila perlu, tutup 4 angka belakang pada kartu untuk memastikan kerahasiaannya.

3. Perhatikan tagihan

Setiap awal atau akhir bulan, Anda akan mendapatkan tagihan untuk kartu kredit. Pada saat menerima tagihan ini jangan hanya memperhatikan berapa total yang Anda harusa bayarkan. Namun juga perhatikan rincihan tagihan yang ada. Periksa dan teliti dengan baik bila ada transaksi yang sepertinya tak pernah Anda lakukan.

4. Tanda tangani kartu

Di bagian belakang kartu kredit, ada ruang berwarna putih untuk Anda meletakan tanda tangan. Tanda tangan ini bukan hanya untuk membedakan mana kartu kredit milik Anda. Namun juga bila msialnya ada orang lain menggunakan kartu, merchant bisa mencocokan tanda tangan dengan yang ada di bagian belakang.

5. Gunting kartu tak terpakai

Bila Anda memiliki kartu yang sudah tak terpakai, jangan hanya dibuang saja! Pastikan menggunting kartu sehingga tak bisa disalah gunakan oleh orang yang bertanggung jawab.

6. Gunakan pin saat bertransksi

Selain menggunakan tanda tangan, Anda sebaiknya juga menggunakan pin pada saat bertransksi. Pin ini untuk mencegah adanya orang tak bertanggung jawab yang menggunakan kartu tanpa sepengetahuan Anda. Pasalnya tanda tangan saja masih sangat mudah ditiru bila misalnya kartu berpindah tangan. Jadi pastikan untuk mengatur transaksi hanya bisa berjalan bila menggunakan pin.

6 langkah di atas pastinya bisa mengamankan kartu kredit Anda.