Rabu, 31 Januari 2018

Pengertian Antibiotik Dan Cara Penggunaannya Yang Benar

Beltrakuten - Sadarkah Anda, ketika sakit dan berkunjung ke dokter Anda selalu diresepkan jenis obat antibiotik. Pernahkah Anda bertanya apakah setiap tubuh merasa sakit harus diatasi dengan mengonsumsi antibiotik? Apa sebenarnya antibiotik itu? Sekarang saatnya Anda mengetahui pengertian antibiotik agar Anda dapat menggunakannya dengan benar dan sesuai kebutuhan.


Apakah Sebenarnya Antibiotik dan Penggolongannya? 


Antibiotik merupakan suatu zat biokimia yang dihasilkan oleh suatu mikroorganisme yang dalam jumlah kecil dapat menghambat dan membasmi mikroorganisme lainnya. Selain itu antibiotik juga diartikan segolongan molekul alami yang memiliki fungsi menekan dan menghentikan proses biokimia mikroorganisme khusunya pada proses infeksi oleh bakteri.

Antibiotik berdasarkan daya bunuhnya terhadap bakteri dibagi menjadi dua golongan yaitu; Pertama, golongan Bakterisid yaitu antibiotika yang secara aktif membasmi kuman dan bakteri. Salah satu contohnya ialah penisilin.

Kedua, golongan Bakteriostatik yaitu antibiotika yang bekerja dengan mencegah dan menghambat pertumbuhan kuman dan bakteri. Serta tidak membunuhnya sehingga pembasmian kuman di dalam tebuh bergantung dengan sistem imun seseorang. Salah satu yang termaksud golongan ini ialah sulfonaminda.


Pembagian ini berguna dalam penentuan antibiotik pada kasus pembawa kuman atau disebut carrier, pada pasien-pasien yang memilki kondisi sangat lemah atau disebut debilitated, dan pada kasus depresi imunologik, di mana tidak boleh memakai antibiotik bakteriostatik, tetapi harus diatasi dengan antibiotik bakterisid.

Bagaimanakah Penggunaan Antibiotik yang Benar?

 
Penggunaan antibiotik yang salah akan menyebabkan terjadinya resistensi bakteri. Terjadinya kondisi resitensi bakteri merupakan suatu kondisi yang berbahaya. Di mana akan mengakibatkan sulitnya mengobati infeksi bateri yang menyerang di kemudian hari atau bahkan tidak bereaksi saat diberikan antibiotik. Maka dari itu penggunaan antibiotik haruslah melalui resep dokter. 

Adapun cara penggunaan antibiotik yang benar adalah Pertama, jangan meminum antibiotik setiap kali merasa sakit atau tidak enak badan. Pastikan terlebih dahulu dengan mengujungi dokter. Jika membelinya langsung ke apotek tanpa resep akan membuat Anda beresiko mengalami resistensi bakteri akibat mengonsumsi antibiotik tidak sesuai dosis yang dibutuhkan.

Kedua, minumlah antibiotik sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Kedisiplinan Anda dalam meminum antibiotik akan berguna untuk menghindari beberapa hal seperti terjadinya kerja obat yang tumpang tindih. Berguna juga untuk menghindari efek samping yaitu mual juga pusing dan menghindari timbulnya efek kebal terhadap antibiotik. 


Ketiga, antibiotik harus diminum sampai habis sesuai dengan dosis yang telah diresepkan, walapun Anda merasa sudah sehat. Karena kerja antibiotik akan tuntas apabila Anda telah menghabiskannya.  

Jika Anda tidak menghabiskannya maka akan menyebabkan bakteri yang ada dalam tubuh Anda belum benar-benar mati dan sewaktu-waktu bisa kembali lagi dengan daya tahan terhadap antibiotik yang lebih besar.

Keempat, jangan menggunakan antibiotik orang lain sekalipun gejala yang dimiliki hampir sama dengan yang Anda alami karena setiap orang memilki sistem imun yang berbeda-beda. Anda juga tidak dibenarkan untuk membeli antibiotik dengan menggunakan resep yang lama.

Sekarang Anda tentu sudah mengetahui bukan apa akibat yang akan terjadi jika Anda tidak memahami dengan baik tentang pengertian antibiotik dan cara menggunakannya. Hal yang terkadang sering Anda anggap sepele namun dapat berakibat buruk bagi kesehatan Anda.

0 komentar:

Posting Komentar